Peraturan

Perbedaan PT dan CV

1. - PT (Perseroaan Terbatas) merupakan badan hukum, personifikasi / perorangan dari 1 lembaga sehingga mempunyai hak dan kewajiban yang sama seperti seseorang di mata hukum. PT didirikan berdasarkan perjanjian persekutuan modal yang seluruhnya terbagai dalam persentase saham. Contoh: PT bisa membuka rekening bank menggunakan namanya, membeli kendaraan atas namanya, dan tindakan lainnya seperti hak… Continue reading Perbedaan PT dan CV

Advertisements
Peraturan

Peraturan dalam Industri Pangan

Di Indonesia, industri pangan telah diatur dalam peraturan mengenai industri pangan seperti: 1. UU Perseroan Terbatas (PT) diatur dalam UU No.  40 tahun 2007. UU ini mengenai izin usaha, persyaratan pendirian, modal dan saham, anggaran dasar dan sebagainya. 2. UU Ketenagakerjaan:  diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003. UU ini mengenai upah minimum (per wilayah kabupaten atau… Continue reading Peraturan dalam Industri Pangan

Peraturan

Peraturan Pangan

Peraturan dalam industri pangan dapat berupa administratif dan operasional. Peraturan administratif yaitu peraturan mengenai perizinan usaha, pajak, tenaga kerja, perdagangan, perseroan terbatas. Peraturan operasional yaitu peraturan yang bersifat operasional, dimana digunakan untuk proses produksi seperti bahan tambahan pangan yang diperbolehkan dalam industri pangan. Bahan tambahan pangan terdiri dari pemanis, pengental, pengawet dan sebagainya. Masing-masing jenis… Continue reading Peraturan Pangan

Budaya Makanan

Budaya Makanan di Roma

https://www.youtube.com/watch?v=dIxJLOMoV2k&feature=youtu.be Masyarakat Romawi memberikan budaya makanan tersendiri di benua Eropa dan tersebar di benua Eropa. Tahun ke- 30, di Roma telah memiliki pasar yang menjual makananan di jalanan. Ahli makanan di Roma umumnya menyukai aroma sayur-sayuran, rempah dan daging. Setiap ahli makanan Roma memiliki pelayan sendiri  untuk membantu proses pemasakkan. Pada zaman dahulu, dapur rumah… Continue reading Budaya Makanan di Roma

Budaya Makanan

Kelompok Sosial – Ekonomi

Makanan yang kita konsumsi dapat disebabkan dalam berbagai faktor. Salah satunya faktor ekonomi yang menentukan kebiasaan makanan  kita.  Oleh karena itu, terdapat dua kelompok sosial-ekonomi yaitu kelompok sosial-ekonomi rendah dan kelompok sosial ekonomi tinggi. Kelompok sosial - ekonomi rendah hanya dapat membeli makananan yang terbatas, variasi makanan tidak terlalu banyak, ketidakmampuan finansial juga menyebabkan harga… Continue reading Kelompok Sosial – Ekonomi

Budaya Makanan

DUA POLA PEMBAURAN BUDAYA MAKANAN

Suatu budaya makanan dapat berbaur dengan budaya lainnnya. Pembauran dapat melalui dua pola yaitu alkuturasi dan asimilasi Alkuturasi adalah dua kebudayaan yang membaur menjadi satu dan bertahan lama. Kebudayaan asing diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menghilangkan kepribadian dari kebudayaan itu sendiri. Contoh: Martabak telur di Indonesia. Sebenarnya martabak bukan berasal dari Indonesia… Continue reading DUA POLA PEMBAURAN BUDAYA MAKANAN

Budaya Makanan

SEJARAH ROTI BUAYA

Roti buaya merupakan makanan khas masyarakat betawi dan identik dengan pernikahan.  Roti buaya biasanya dibawa oleh pengantin laki-paki pada saat  serah-serahan. Di adat betawi, roti buaya wajib ada saat pernikahan dan dibuat sepasang yaitu betina dan jantan.  Roti ini memiliki makna  kesetiaan karena buaya adalah hewan yang kawin sekali seumur hidup. Selain itu, masyarakat betawi… Continue reading SEJARAH ROTI BUAYA